Sakit Kepala

Sering Sakit Kepala Apa Tandanya

Sakit kepala yang dirasakan mampu sangat mengusik. Apalagi bila yang terjadi adalah sakit kepala terus-menerus. Sakit kepala tidak mempunyai jangka masa tertentu, dapat berlangsung kurang dari 1 jam atau bahkan selama beberapa hari, serta dapat muncul secara mendadak atau perlahan-lahan.

Sering Sakit Kepala Apa Tandanya

Sering Sakit Kepala Apa Tandanya – Sakit kepala dikenal sebagai rasa sakit yang muncul di sekitar kepala. Sebagian besar sakit kepala yang terjadi tidak serius dan dapat diatasi dengan gampang, seperti dengan meminum obat pereda sakit, minum air putih yang cukup, dan lebih sering istirahat. Tetapi ada beberapa macam sakit kepala yang perlu penanganan extra sebab berkelanjutan atau bahkan ada yang mampu membahayakan nyawa.

Walau sakit kepala adalah gejala yang cukup ringan, namun kalau Kamu merasakan sakit kepala setiap hari tentu saja bukan lah perihal yang normal. Jika Kamu merasakan sakit kepala setiap hari, setidaknya 15 hari berturut-turut atau lebih dalam 1 bulan, maka Kamu bisa dianggap mengalami sakit kepala kronis. Kondisi seperti ini bahkan dapat berlangsung berbulan-bulan, sedikitnya 3 bulan.

rupa sakit kepala harian ini dapat dalam bentuk macam-macam, entah itu sakit kepala sebelah atau di seluruh bagian kepala. Selain itu, tingkat intensitasnya juga berbeda-beda setiap harinya, dapat saja hari ini kepala Anda terasa sungguh sakit dan keesokan harinya rasa sakitnya berkurang. Namun, rasa sakit kepala itu selalu ada, setiap hari.

Dalam 1 hari, durasi sakit kepala yang dirasakan juga bermacam-macam. mampu berlangsung dalam waktu yang cukup lama atau bahkan sesaat saja – kurang dari 4 jam. Kondisi seperti ini disebut dengan sakit kepala primer.

Penyebab Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala dapat diakibatkan oleh aneka hal, tapi secara umum sakit kepala bisa dikelompokkan berdasarkan penyebabnya, yaitu sakit kepala yang tidak terkait dengan penyakit lain atau disebut dengan sakit kepala primer dan sakit kepala yang diakibatkan oleh penyakit lain atau disebut juga sakit kepala sekunder.

Beberapa tipe sakit kepala primer yang paling sering terjadi merupakan sebagai berikut:

– Sakit kepala tegang
– Migrain
– Sakit kepala cluster

Selain tersebut, di bawah ini merupakan sejumlah sebab sakit kepala sekunder yang umum terjadi:

– Sakit kepala yang disebabkan oleh kondisi infeksi seperti meningitis. Infeksi juga dapat berasal dari bagian tubuh lain selain kepala, seperti yang terjadi pada kasus sinusitis, flu, infeksi telinga, serta infeksi pada gigi.
– Trauma. Misalnya akibat terbentur atau setelah mengalami kecelakaan.
– Adanya perdarahan atau sumbatan pembuluh darah di dalam otak.
– Kanker otak.
– Pengar (hangover).
– Sakit kepala rebound. Sakit kepala ini disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi obat pereda sakit

Temui dokter untuk mendapatkan diagnosa yang akurat dan penanganan lebih lanjut sebab sakit kepala yang diderita mungkin saja dikenal sebagai gejala dari penyakit yang lebih serius tentang Sering Sakit Kepala Apa Tandanya.

Beberapa rupa sakit kepala terus-menerus yang sering dikeluhkan, antara lain :

– Sakit kepala tegang kronis
Sakit kepala macam ini ditandai dengan gejala rasa sakit yang menekan pada dua sisi kepala. Intensitasnya mulai dari ringan sampai menengah. Sakit kepala tegang yang terjadi secara kronis mampu terjadi tanpa pemicu aktivitas fisik. Sebagian orang mengalami peningkatan sensitivitas di kepalanya Saat disentuh.

– Migren kronis
Migrain rupa ini umumnya terjadi pada seseorang yang pernah mengalami migrain sebelumnya. Mampu dikenali dengan gejala berupa sakit kepala pada satu atau dua sisi kepala, sensasi berdenyut, dan kemungkinan menyebabkan rasa sakit menengah sampai sakit luar biasa. Migrain kronis bisa dipicu oleh aktivitas fisik rutin. Kondisi ini juga mungkin diiringi dengan mual, muntah, dan sensitif terhadap bunyi serta cahaya.

– Sakit kepala yang baru timbul dan terjadi terus-menerus
Sakit kepala macam ini biasa mencuat tiba-tiba. Dengan gejala sakit kepala yang menekan atau kepala terasa mengencang. Rasa sakitnya mulai dari ringan hingga menengah, tanpa dipengaruhi oleh aktivitas tertentu. Umumnya terjadi selama 3 hari berturut-turut pada serangan pertama.

– Hemicrania continua
Ditandai dengan sakit kepala di salah satu sisi kepala, tiap hari secara terus-menerus dengan intensitas yang naik turun. mampu diiringi dengan gejala mata berair atau merah pada sisi yang terasa sakit, hidung tersumbat atau berair, menurunnya kelopak mata atau bertambah besar pupil mata dan merasa lelah. Sakit kepala ini biasanya akan menjadi lebih parah, dengan munculnya gejala-gejala mirip migrain.

– Sakit kepala berulang (rebound headaches)
Sakit kepala ini adalah akibat dari penggunaan obat pereda nyeri berlebihan. Penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka waktu lama ataupun obat ergotamine untuk mengobati migrain yang dihentikan mendadak, kemungkinan bakal memantik sakit kepala rebound.

– Sakit kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial (di dalam rongga kepala)
Mampu dipicu oleh tumor otak, kista atau volume cairan otak yang meningkat sehingga tekanan di kepala meningkat. Gejalanya berupa sakit kepala yang muncul secara mendadak, parah serta diiringi gejala gangguan syaraf lain seperti muntah, kejang-kejang dan gangguan penglihatan. Tapi sering kali diawali dengan sakit kepala konstan selama beberapa waktu pada saat tekanan di dalam rongga kepala naik secara bertahap sebelum alhasil menimbulkan gejala-gejala di atas.

– Sindrom pascatrauma.
Sakit kepala terus-menerus kemungkinan terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama setelah trauma kepala.

– Sakit kepala akibat usia lanjut
Umumnya dialami pasien di atas usia enam puluh tahun, yang dipicu oleh tekanan bola mata yang meningkat atau disebut glaukoma, baru sembuh dari infeksi herpes, penyakit pembuluh darah seperti arteritis sel raksasa atau alasan psikologis.

Bagaimana cara mengobati sakit kepala?

Sering Sakit Kepala Apa Tandanya – Sebagaimana mengatasi sakit kepala sebelah kiri, sakit kepala sebelah kanan dan sakit kepala bagian belakang, untuk mengatasi sakit kepala terus-menerus, perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Hal itu diperlukan untuk menentukan pemicu sakit kepala, apakah karena gangguan saraf atau infeksi. Kamu juga akan dimintai penjelasan mengenai riwayat sakit kepala yang dirasakan. jikalau penyebabnya belum jelas, dokter dapat melakukan CT-scan atau MRI.

Beberapa obat yang diberikan pada orang yang mengalami sakit kepala harian merupakan:

Obat antidepresan, termasuk fluoxetine (Prozac), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft).
Obat migrain, triptans. Contohnya almotriptan (Axert), frovatriptan (Frova), sumatriptan (Imitrex), dan zolmitriptan (Zomig).
Obat penghilang rasa sakit, NSAIDs (nonsteroidal anti-inflammatory drugs). Contohnya aspirin, celecoxib (Celebrex), diclofenac (Voltaren), ibuprofen, dan naproxennaproxen.

kalau Anda mengali sakit kepala terus menerus, segerakan untuk pergi ke dokter spesialis untuk menangani sakit kepala Kamu.
Kamu dapat mengetahui tentang sakit kepala ini di wikipedia.com
Terimakasih sudah membaca artikel yang berjudul Sering Sakit Kepala Apa Tandanya ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *