Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur

Sakit kepala yang dirasakan dapat sangat mengganggu. Apalagi jikalau yang terjadi adalah sakit kepala terus-menerus. Sakit kepala tidak memiliki jangka masa tertentu, dapat berlangsung kurang dari 1 jam atau bahkan selama beberapa hari, serta mampu muncul secara tiba-tiba atau perlahan-lahan.

Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur

Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur – Sakit kepala dikenal sebagai rasa sakit yang datang di sekitar kepala. Sebagian besar sakit kepala yang terjadi tidak serius & mampu diatasi dengan mudah, seperti dengan minum obat pereda sakit, minum air putih yang cukup, dan lebih sering istirahat. Namun ada beberapa macam sakit kepala yang memerlukan penanganan extra sebab berkelanjutan atau bahkan ada yang bisa membahayakan nyawa.

Meski sakit kepala adalah gejala yang cukup ringan, tapi kalau Kamu merasakan sakit kepala tiap hari tentu bukan lah hal yang normal. Bila Anda merasakan sakit kepala setiap hari, setidaknya 15 hari berturut-turut atau lebih dalam sebulan, maka Kamu dapat dianggap mengalami sakit kepala kronis. Kondisi seperti ini bahkan bisa berlangsung berbulan-bulan, sedikitnya 3 bulan.

macam sakit kepala harian ini bisa dalam bentuk apa saja, entah itu sakit kepala sebelah atau di semua bagian kepala. Selain tersebut, level intensitasnya juga berbeda-beda setiap harinya, bisa saja hari ini kepala Anda terasa sungguh sakit dan keesokan harinya rasa sakitnya berkurang. Tapi, rasa sakit kepala itu sering muncul, setiap hari.

Dalam satu hari, durasi sakit kepala yang dirasakan juga banyak jenisnya. dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama atau bahkan sesaat saja – kurang dari 4 jam. Kondisi seperti ini disebut dengan sakit kepala primer.

Penyebab Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala bisa disebabkan oleh beragam hal, tapi secara umum sakit kepala dapat dikelompokkan berdasarkan penyebabnya, yaitu sakit kepala yang tak berkaitan dengan penyakit lain atau disebut dengan sakit kepala primer dan sakit kepala yang diakibatkan oleh penyakit lain atau disebut juga sakit kepala sekunder.

Sejumlah tipe sakit kepala primer yang paling sering terjadi merupakan sebagai berikut:

– Sakit kepala tegang
– Migrain
– Sakit kepala cluster

Selain itu, di bawah ini adalah sejumlah penyebab sakit kepala sekunder yang umum terjadi:

– Sakit kepala yang disebabkan oleh kondisi infeksi seperti meningitis. Infeksi juga dapat berasal dari bagian tubuh lain selain kepala, seperti yang terjadi pada kasus sinusitis, flu, infeksi telinga, serta infeksi pada gigi.
– Trauma. Misalnya akibat terbentur atau setelah mengalami kecelakaan.
– Adanya perdarahan atau sumbatan pembuluh darah di dalam otak.
– Kanker otak.
– Pengar (hangover).
– Sakit kepala rebound. Sakit kepala ini disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi obat pereda sakit

Temui dokter untuk mendapatkan diagnosa yang akurat dan penanganan lebih lanjut sebab sakit kepala yang diderita mungkin saja adalah gejala dari penyakit yang lebih serius tentang Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur.

Beberapa jenis sakit kepala terus-menerus yang sering dikeluhkan, antara lain :

– Sakit kepala tegang kronis
Sakit kepala macam ini ditandai dengan gejala rasa sakit yang menekan pada dua sisi kepala. Intensitasnya mulai dari ringan hingga menengah. Sakit kepala tegang yang terjadi secara kronis bisa terjadi tanpa pemicu aktivitas fisik. Sebagian orang mengalami peningkatan sensitivitas di kepalanya Ketika disentuh.

– Migren kronis
Migrain jenis ini umumnya terjadi pada seseorang yang pernah mengalami migrain sebelumnya. Mampu dikenali dengan gejala berupa sakit kepala pada 1 atau dua sisi kepala, sensasi berdenyut, dan kemungkinan menyebabkan rasa sakit menengah sampai sakit luar biasa. Migrain kronis dapat dipicu oleh aktivitas fisik rutin. Kondisi ini juga mungkin diiringi dengan mual, muntah, dan sensitif terhadap suara serta cahaya.

– Sakit kepala yang baru timbul dan terjadi terus-menerus
Sakit kepala rupa ini biasa muncul mendadak. Dengan gejala sakit kepala yang menekan atau kepala terasa mengencang. Rasa sakitnya mulai dari ringan sampai menengah, tanpa dipengaruhi oleh aktivitas tertentu. Umumnya terjadi selama 3 hari berturut-turut pada serangan pertama.

– Hemicrania continua
Ditandai dengan sakit kepala di salah satu sisi kepala, tiap hari secara terus-menerus dengan intensitas yang naik turun. dapat diiringi dengan indikasi mata berair atau merah pada sisi yang terasa sakit, hidung tersumbat atau berair, menurunnya kelopak mata atau pembesaran pupil mata dan merasa lelah. Sakit kepala ini biasanya akan menjadi lebih parah, dengan munculnya gejala-gejala mirip migrain.

– Sakit kepala berulang (rebound headaches)
Sakit kepala ini adalah akibat dari penggunaan obat pereda nyeri berlebihan. Penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka waktu lama ataupun obat ergotamine untuk mengobati migrain yang dihentikan mendadak, kemungkinan akan memantik sakit kepala rebound.

– Sakit kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial (di dalam rongga kepala)
Mampu dipicu oleh tumor otak, kista atau volume cairan otak yang meningkat sehingga tekanan di kepala naik. Gejalanya berupa sakit kepala yang muncul secara mendadak, parah serta diiringi gejala gangguan saraf lain seperti muntah, kejang-kejang dan gangguan penglihatan. Namun sering kali diawali dengan sakit kepala konstan selama beberapa waktu pada saat tekanan di dalam rongga kepala meningkat secara bertahap sebelum akhirnya menimbulkan gejala-gejala di atas.

– Sindrom pascatrauma.
Sakit kepala terus-menerus kemungkinan terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama sesudah trauma kepala.

– Sakit kepala akibat usia lanjut
Umumnya dialami pasien di atas usia enam puluh tahun, yang dipicu oleh tekanan bola mata yang meningkat atau disebut glaukoma, baru sembuh dari infeksi herpes, penyakit pembuluh darah seperti arteritis sel raksasa atau alasan psikologis.

Bagaimana cara mengobati sakit kepala?

Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur – Sebagaimana mengatasi sakit kepala sebelah kiri, sakit kepala sebelah kanan dan sakit kepala bagian belakang, untuk mengatasi sakit kepala terus-menerus, perlu dilakukan inspeksi menyeluruh. Perihal itu diperlukan untuk menentukan pemicu sakit kepala, apakah lantaran gangguan syaraf atau infeksi. Anda juga bakal dimintai penjelasan mengenai riwayat sakit kepala yang dirasakan. jikalau penyebabnya belum jelas, dokter dapat melakukan CT-scan atau MRI.

Beberapa obat yang diberikan pada orang yang mengalami sakit kepala harian adalah:

Obat antidepresan, termasuk fluoxetine (Prozac), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft).
Obat migrain, triptans. Contohnya almotriptan (Axert), frovatriptan (Frova), sumatriptan (Imitrex), dan zolmitriptan (Zomig).
Obat penghilang rasa sakit, NSAIDs (nonsteroidal anti-inflammatory drugs). Contohnya aspirin, celecoxib (Celebrex), diclofenac (Voltaren), ibuprofen, dan naproxennaproxen.

jika Kamu mengali sakit kepala terus menerus, segerakan untuk pergi ke dokter spesialis untuk menangani sakit kepala Kamu.
Kamu dapat mengetahui tentang sakit kepala ini di wikipedia.com
Terimakasih sudah membaca artikel yang berjudul Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur ini.

Recommended For You

About the Author: anakkece

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.