Sakit Kepala

Sering Sakit Kepala Tiba-Tiba Pada Anak

Sakit kepala yang dirasakan mampu sungguh mengganggu. Apalagi jika yang terjadi merupakan sakit kepala terus-menerus. Sakit kepala tidak memiliki jangka periode tertentu, mampu berlangsung kurang dari 1 jam atau bahkan selama beberapa hari, serta dapat datang secara mendadak atau perlahan-lahan.

Sering Sakit Kepala Tiba-Tiba Pada Anak

Sering Sakit Kepala Tiba-Tiba Pada Anak – Sakit kepala adalah rasa sakit yang muncul di sekitar kepala. Sebagian besar sakit kepala yang terjadi tidak serius dan mampu ditangani dengan gampang, seperti dengan minum obat pereda sakit, minum air putih yang cukup, dan lebih sering istirahat. Namun ada sejumlah rupa sakit kepala yang perlu penanganan extra karena berkelanjutan atau bahkan beberapa yang mampu membahayakan nyawa.

Meskipun sakit kepala adalah gejala yang cukup ringan, tapi apabila Kamu merasakan sakit kepala setiap hari tentu bukan lah hal yang normal. Jika Kamu merasakan sakit kepala setiap hari, lebih dari lima belas hari berturut-turut atau lebih dalam satu bulan, maka Anda dapat dianggap mengalami sakit kepala kronis. Kondisi seperti ini bahkan bisa berlangsung berbulan-bulan, sedikitnya 3 bulan.

macam sakit kepala harian ini dapat dalam bentuk macam-macam, entah itu sakit kepala sebelah atau di seluruh bagian kepala. Selain tersebut, taraf intensitasnya juga berbeda-beda setiap harinya, bisa saja hari ini kepala Anda terasa sungguh sakit dan keesokan harinya rasa sakitnya berkurang. Tetapi, rasa sakit kepala tersebut selalu ada, setiap hari.

Dalam satu hari, durasi sakit kepala yang dirasakan juga bermacam-macam. mampu berlangsung dalam rentang yang cukup lama atau bahkan sesaat saja – kurang dari 4 jam. Kondisi ini disebut dengan sakit kepala primer.

Penyebab Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala dapat diakibatkan oleh berbagai hal, tetapi secara umum sakit kepala bisa dikelompokkan berdasarkan penyebabnya, yakni sakit kepala yang tidak berkaitan dengan penyakit lain atau disebut dengan sakit kepala primer dan sakit kepala yang diakibatkan oleh penyakit lain atau disebut juga sakit kepala sekunder.

Beberapa tipe sakit kepala primer yang paling sering terjadi adalah sebagai berikut:

– Sakit kepala tegang
– Migrain
– Sakit kepala cluster

Selain itu, di bawah ini merupakan beberapa penyebab sakit kepala sekunder yang umum terjadi:

– Sakit kepala yang disebabkan oleh kondisi infeksi seperti meningitis. Infeksi juga dapat berasal dari bagian tubuh lain selain kepala, seperti yang terjadi pada kasus sinusitis, flu, infeksi telinga, serta infeksi pada gigi.
– Trauma. Misalnya akibat terbentur atau setelah mengalami kecelakaan.
– Adanya perdarahan atau sumbatan pembuluh darah di dalam otak.
– Kanker otak.
– Pengar (hangover).
– Sakit kepala rebound. Sakit kepala ini disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi obat pereda sakit

Temui dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan lebih lanjut sebab sakit kepala yang diderita mungkin saja adalah gejala dari penyakit yang lebih serius tentang Sering Sakit Kepala Tiba-Tiba Pada Anak.

Beberapa rupa sakit kepala terus-menerus yang umum dikeluhkan, antara lain :

– Sakit kepala tegang kronis
Sakit kepala jenis ini ditandai dengan gejala rasa sakit yang menekan pada dua sisi kepala. Intensitasnya mulai dari ringan hingga menengah. Sakit kepala tegang yang terjadi secara kronis mampu terjadi tanpa pemicu aktivitas fisik. Sebagian orang mengalami peningkatan sensitivitas di kepalanya Ketika disentuh.

– Migren kronis
Migrain macam ini umumnya terjadi pada seseorang yang pernah mengalami migrain sebelumnya. Mampu dikenali dengan gejala berupa sakit kepala pada 1 atau 2 sisi kepala, sensasi berdenyut, dan kemungkinan menyebabkan rasa sakit menengah sampai sakit luar biasa. Migrain kronis dapat dipicu oleh aktivitas fisik rutin. Kondisi ini juga mungkin diiringi dengan mual, muntah, dan sensitif terhadap bunyi serta cahaya.

– Sakit kepala yang baru timbul dan terjadi terus-menerus
Sakit kepala jenis ini biasa muncul mendadak. Dengan gejala sakit kepala yang menekan atau kepala terasa mengencang. Rasa sakitnya mulai dari ringan hingga menengah, tanpa dipengaruhi oleh aktivitas tertentu. Umumnya terjadi selama 3 hari berturut-turut pada serangan pertama.

– Hemicrania continua
Ditandai dengan sakit kepala di salah satu sisi kepala, tiap hari secara terus-menerus dengan intensitas yang naik turun. mampu diiringi dengan gejala mata berair atau merah pada sisi yang terasa sakit, hidung tersumbat atau berair, menurunnya kelopak mata atau pembesaran pupil mata dan merasa lelah. Sakit kepala ini biasanya akan menjadi lebih parah, dengan munculnya gejala-gejala mirip migrain.

– Sakit kepala berulang (rebound headaches)
Sakit kepala ini dikenal sebagai imbas dari penggunaan obat pereda nyeri berlebihan. Penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka waktu lama ataupun obat ergotamine untuk mengobati migrain yang dihentikan mendadak, kemungkinan akan memicu sakit kepala rebound.

– Sakit kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial (di dalam rongga kepala)
Bisa dipicu oleh tumor otak, kista atau volume cairan otak yang naik sehingga tekanan di kepala meningkat. Gejalanya berupa sakit kepala yang mencuat secara mendadak, parah serta diiringi gejala gangguan syaraf lain seperti muntah, kejang-kejang dan gangguan penglihatan. Namun sering kali diawali dengan sakit kepala konstan selama beberapa waktu pada saat tekanan di dalam rongga kepala naik secara bertahap sebelum alhasil menimbulkan gejala-gejala di atas.

– Sindrom pascatrauma.
Sakit kepala terus-menerus kemungkinan terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama setelah trauma kepala.

– Sakit kepala akibat usia lanjut
Umumnya dialami pasien di atas usia 60 tahun, yang dipicu oleh tekanan bola mata yang naik atau disebut glaukoma, baru sembuh dari infeksi herpes, penyakit pembuluh darah seperti arteritis sel raksasa atau alasan psikologis.

Bagaimana cara mengobati sakit kepala?

Sering Sakit Kepala Tiba-Tiba Pada Anak – Sebagaimana mengatasi sakit kepala sebelah kiri, sakit kepala sebelah kanan dan sakit kepala bagian belakang, untuk mengatasi sakit kepala terus-menerus, perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Perihal itu dibutuhkan untuk menentukan pemicu sakit kepala, apakah sebab gangguan saraf atau infeksi. Anda juga akan dimintai penjelasan mengenai riwayat sakit kepala yang dirasakan. jika penyebabnya belum jelas, dokter dapat melakukan CT-scan atau MRI.

Beberapa obat yang diberikan pada orang yang mengalami sakit kepala harian adalah:

Obat antidepresan, termasuk fluoxetine (Prozac), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft).
Obat migrain, triptans. Contohnya almotriptan (Axert), frovatriptan (Frova), sumatriptan (Imitrex), dan zolmitriptan (Zomig).
Obat penghilang rasa sakit, NSAIDs (nonsteroidal anti-inflammatory drugs). Contohnya aspirin, celecoxib (Celebrex), diclofenac (Voltaren), ibuprofen, dan naproxennaproxen.

bila Kamu mengali sakit kepala terus menerus, segerakan untuk pergi ke dokter spesialis untuk menangani sakit kepala Anda.
Kamu dapat mengetahui tentang sakit kepala ini di wikipedia.com
Terimakasih sudah membaca artikel yang berjudul Sering Sakit Kepala Tiba-Tiba Pada Anak ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *